2. Menjadi penulis juga tak perlu gelar Sarjana Sastra. Yang lebih penting adalah hobi membaca dan kemampuan bercerita

2. Menjadi penulis juga tak perlu gelar Sarjana Sastra. Yang lebih penting adalah hobi membaca dan kemampuan bercerita

4. Kamu juga tak harus pernah kuliah Fotografi untuk jadi fotografer. Andai harus, orang yang sukses menjadi fotografer tak akan sebanyak sekarang

Jadi bersyukurlah karena menjadi desainer, baik desainer grafis, internal, hingga style tidak membutuhkan gelar saru butuhkan adalah klien. Nah, supaya bisa mendapatkan klien, kamu tentu perlu mengembangkan namamu sebagai desainer. Karena itu, kamu tetap perlu belajar ilmu perancangan serta beberapa program komputer agar bisa menghasilkan portofolio yang baik.

Ketertarikan dan kecintaan terhadap keindahan adalah awal yang sempurna untuk menjadi seorang perancang. Lalu, perdalamlah ilmumu dengan membaca buku atau rajin membeli majalah-majalah desain. Setiap ada pameran acara desain di kotamu, luangkan waktu untuk mendatanginya; jangan lupa berkenalan dengan penyelenggara dan pengisi pameran agar kamu punya kenalan sesama perancang. Tak perlu belajar semua software yang ada: lebih baik pilih beberapa dan kuasai software-software itu sebaik-baiknya supaya kamu punya kelebihan dibandingkan perancang yang lain. Mau itu Vehicle Cad, Adobe Photoshop, CorelDraw, Autodesk 3D business Mask, kamu bisa belajar lewat tutorial Youtube atau lembaga-lembaga kursus.

Itu baru kiat mempelajari ilmunya. Kamu juga harus mempelajari segi bisnis dari profesi ini. Bagaimanapun, usaha seorang perancang tak akan bertahan tanpa grounds klien yang mapan. Untuk mempelajari segi bisnis dari dunia desain kamu bisa melau pun bisa mulai mempraktikkan ilmumu itu dengan menawarkan keahlianmu ke teman-teman dan keluarga. Tak perlu mematok harga mahal; ingat, fokusmu adalah membangun reputasi dan memiliki nama.